Jumat, 14 Oktober 2011


The Role of Culture

Culture:
-          Value
-          Behaviors
-          Culture
-          Beliefs
-          Attitude
-          Customs

Characteristics of Culture
Ø  Learned behavior
Ø  Interrelated elements
Ø  Adaptive
Ø  Shared

Elements of Culture
-          Language
-          Social structure
-          Communication
-          Value/ attitude
-          Religion

Social Structure
•          Individuals, families, and groups
•          Social stratification – categorization based on birth, occupation, educational achievements
•          Social mobility – ability to move from one stratum of society to another

Language
•          3000+ different languages worldwide
•          10,000+ different dialects
•          Primary delineator of cultural groups
•          Lingua Franca

Forms of Nonverbal Communication_1
•          Hand gestures
•          Facial expression
•          Posture and stance
•          Clothing/ hair style
•          Walking behavior
•          Interpersonal distance
•          Touching
•          Eye contact
•          Architecture/ Interior design
•          Artifacts and non-verbal symbols
•          Graphic symbols 

Forms of Nonverbal Communication_2
•          Art and rhetorical forms
•          Smell
•          Speech rate, pitch, inflection, volume
•          Color symbolism
•          Synchronization of speech and movement
•          Taste, symbolism of food, oral gratification
•          Cosmetics
•          Sound signals
•          Time symbolism
•          Timing and pauses
•          Silence

Religion
•          Christianity
–        Catholicism
–        Protestant
–        Eastern Orthodox
•          Islam
•          Hinduism
•          Buddhism

Values and Attitudes
•          Values: accepted principles and standards
•          Attitudes: actions, feelings, and thoughts that result from values

Theories of Culture
•          Hall’s Low-Context, High-Context Approach
•          Cultural Cluster Approach
•          Hofstede’s Five Dimensions

Understanding New Cultures
•          Self-reference criterion
•          Cultural literacy
•          Acculturation
KUIS 1
1.   Jelaskan yang dimaksud dengan bisnis
2.       Sebutkan tujuan bisnis
3.       Jelaskan yang dimaksud lingkungan bisnis
4.       Jelaskan jenis-jenis lingkungan bisnis
5.       Jelaskan pengaruh lingkungan bisnis terhada perusahaan
6.       Jelaskan yang dimaksud dengan manajemen
7.       Jelaskan yang dimaksud dengan organisasi
8.       Jelaskan yang dimaksud dengan manajemen pemasaran
9.       Sebutkan tugas dari manajemen pemasaran
10.   Jelaskan yang dimaksud dengan manajemen keuangan
11.   Sebutkan tugas dari manajemen keuangan
12.   Jelaskan yang dimaksud dengan manajemen operasi
13.   Sebutkan tugas dari manajemen operasi
14.   Jelaskan yang dimaksud dengan manajemen sumber daya manusia
15.   Sebutkan tugas manajemen sumber daya manusia
16.   Jelaskan yang dimaksud dengan etika bisnis
17.   Jelaskan yang dimakdsud dengan customer social responsibility
18.   Jelaskan pengaruh teknologi terhadap bisnis
19.   Jelaskan yang dimaksud dengan lingkungan global
Jawab
1.       Bisnis ialah kegiatan yang dilakukan seseorang untuk memperoleh manfaat dari kegiatan mengolah factor-faktor produksi
2.       Tujuan bisnis ialah memproleh laba dan memenuhi kebutuhan (profit & needs)
3.       Lingkungan bisnis ialah hal-hal yang dapat mempengaruhi suatu bisnis/ usaha dalam mencapai tujuannya.
4.       Jenis-jenis lingkungan bisnis : - lingkungan mikro seperti karyawan, factor-faktor produksi, konsumen, - lingkungan makro seperti ekonomi, social, budaya, politik.
5.  Pengaruh lingkungan bisnis terhadap perusahaan bisa positif maupun negatif misalnya kebijakan pemerintah dapat menguntungkan suatu perusahaan dapat pula merugikan lingkungan mikro perusahaan mudah untuk di tanggulangi karena cakupannya kecil dan berada di internal perusahaan sebaliknya lingkungan makro cakupannya luas dan melibatkan banyak pihak sehingga sulit di tanggulangi karena berada di eksternal perusahaan.
6.  Manajemen : manajemen ialah suatu kegiatan mengatur mengevaluasi, mengontrol, merencanakan suatu fungsi tertentu dalam perusahaan.
7.  Organisasi : suatu kelompok yang terbentuk dari kesamaan visi, misi dan tujuan seseorang dan bersatu untuk mencapainya bersama.
8.  Manajemen pemasaran : proses sosial manajerial yang menggabungkan unsur-unsur pemasaran politik, price, place, promotion.
9.  Tugas manajemen pemasaran : menciptakan sesuatu yang di butuhkan dan diinginkan konsumen dengan unsur 4P.
10.  Manajemen keuangan : kegiatan mengorganisir unsur-unsur keuangan suatu perusahaan.
11.  Tugas manajemen keuangan : mengorganisir unsur-unsur keuangan suatu perusahaan agar memperoleh laba/ keuntungan dari kegiatan yang dilakukan.
12.  Manajemen operasi : proses planning, organizing, actuating, controling dari suatu proses operasional perusahaan.
13.  Tugas manajemen operasi : mengendalikan input berupa faktor-faktor produksi melakukan proses operasional hingga memperoleh output.
14.  MSDM : proses pengendalian, perencanaan, pengorganisasian, sumber daya manusia suatu perusahaan.
15.  Tugas MSDM : pelatihan tenaga kerja, pengendalian tenaga kerja, pengembangan tenaga kerja.
16.  Etika Bisnis : hal-hal yang perlu di perhatikan suatu perusahaan dalam melakukan usahanya agar terkendali dan tidak merugikan perusahaan-perusahaan lain.
17.  CSR : tindakan atau hal yang dapat diberikan perusahaan berupa service/ pelayanan yang bermanfaat bagi konsumen atau masyarakat disekitar lingkungan perusahaan. Intinya membangun respon dan kerjasama yang baik antara perusahaan dengan lingkungan.
18.  Pengaruh teknologi terhadap bisnis ialah dapat memudahkan segala kegiatan bisnis dengan adanya kemajuan teknologi.
19.  Lingkungan global : lingkungan makro cakupannya menyeluruh mencakup berbagai negara.

Jumat, 07 Oktober 2011

Donald A. Ball
Wendell H. McCulloc, Jr
J. Michael Geringer
Michael S. Minor
 

Bab 2
Perdagangan dan Investasi dalam Bisnis Internasional

            Menciptakan lokasi produksi di luar negeri yang semata-mata untuk memenuhi konsumsi local tampaknya merupakan dasar yang rapuh untuk investasi asing. Yang jauh lebih baik adalah kemampuan untuk menggunakan sebaik-baiknya keunggulan kompetitif perusahaan dengan menempatkan produksi dimana saja yang paling efisien. Perusahaan multinasional masa kini menciptakan jaringan riset, produksi komponen, perakitan, dan distribusi yang tersebar luas. (Martin Wolfe, analisis bisnis global)
           Pengaturan  perdagangan preferensi ialah persetujuaan oleh sekelompok kecil Negara-negara untuk membentuk perdagangan bebas diantara mereka sendiri sementara mempertahankn restriksi perdagangan dengan sejumlah Negara lainnya.
            Pabrik berikat (maquiladora) adalah fasilitas produksi di meksiko yang secara temporer pengimpor bahan baku, komponen atau suku cadang bebas bea untuk di pabrikkasi, diproses, atau di rakit dengan tenaga kerja yang lebih murah menjadi produk akhir atau setengah jadi kemudian di ekspor.
            Persetujuan perdagangan bebas amerika utara (NAFTA) ialah perjanjian membentuk kawasan perdagangan bebas yang terdiri atas amerika serikat, meksiko, dan Canada. Kuota atas barang-barang satu sama lain dikurangi pada januari 1994 dan pajak impor akan di hapus setelah 10 tahun.
            Segitiga pertumbuhan ialah zona ekonomi transisional yang tersebar dikawasan-kawasan berdekatan yang secara geografis besar, meliputi tiga atau lebih Negara dimana perbedaan dalam fktor pendukung dieksploitasi untuk meningkatkan perdagangan dan investasi eksternal (luar negeri).
            Mengekspor tidak langsung ialah mengekspor barang-barang dan jasa-jasa melalui berbagai jenis eksportir yang berbasis di dalam negeri. Mengekspor langsung ialah ekspor dan barang-barang dan jasa-jasa yang dilakukan oleh perusahaan-perusahaan yang memproduksinya. Perusahaan penjualan ialah perusahaan yang didirikan dengan tujuan memasarkan barang-barang dan jasa-jasa tapi tidak memproduksinya.
            Usaha patungan ialah usaha kerja sama di antara dua atau lebih di organisasi yang berbagi kepenringan bersama dalam usaha atau kegiatan bisnis. Kontrak manajemen ialah perjanjian penyedian manajemen untuk semua atau suatu bidang tertentu oleh sebuah perusahaan kepada perusahaan lain.
            Pemberian lisensi (licensing) ialah perjanjian kontraktual dimana sebuah perusahaan memberikan akses kepada hak paten, rahasia dagang atau teknologinya kepada perusahaan lain dengan mendapatkan bayaran. Waralaba (Franchising) ialah suatu bentuk pemberian lisensi dimana sebuah perusahaan mengadakan kontrak dengan perusahaan lain untuk mengoprosikan jenis usaha tertentu dibawa nama yang dibentuk sesuia dengan aturan-aturan tertentu.
            Manufaktur kontrak ialah perjanjian dimana sebuah perusahaan mengadakan kontrak dengan perusahaan lain untuk memproduksi produk-produk sesuai dengan spesifikasi tetapi menerima tanggung jawab pemasaran. Aliensi strategis ialah kemitraan diantara para pesaing, pelanggan, atau pemasok, yang bisa mengambil satu atau beberapa bentuk yang beraneka ragam.
            Perushaan perdagangan ekspor ialah suatu perusahaan yang didirikan terutama untuk mengekspor barang-barang dan jasa domestic dan untuk membantu ekspor perusahaan tidak bertalian dengan produk mereka. Eksportir kerjasama ialah para pabrikan internasional mapan yang mengekspor barang-barang pabrikan lain dan juga milik mereka sendiri.
            Agen pabrikan ialah wakil penjualan yang mandiri dari berbagai pemasok yang tidak bersaing. Perushaan dagang (trading companies) ialah perusahaan-perusahaan yang mengembangkan perdagangan internasional dan bertindak sebagai perantara antara para pembeli di luar negeri dan sebaliknya dengan para penjual domestic.
            Importir parallel ialah pedagang besar yang mengimpor produk secara bebas dari pabrikan importer yang diberi hak atau pembeli barnag-barang untuk ekspor dan mengalihkannya kepasar domestic. Pasar abu-abu penjualan ialah barang-barang baik impor legal-tetapi tidak resmi yang memmbawa nama dagang pabrikan domestic maupun barang ekspor yang telah dialihkan kepasar domestic. Hypermarket ialah kombinasi toko swalayan/toko diskon yang sangat besar dimana dijual barang-barang keras maupun lunak. Superstore ialah nama yang diberikan kepada hypermarket di jepang, bebrapa bagian eropa, dan amerika serikat.

Sabtu, 24 September 2011

Bab 1
Donald A. Ball
Wendell H. McCulloc, Jr
J. Michael Geringer
Michael S. Minor
BISNIS INTERNASIONAL

          “ Sudah tidak ada lagi yang namanya ekonomi nasional murni. Bagian dunia yang lain terlalu besar untuk diabadikan,baik sebagai pasar maupun sebagai pesaing. Jika sekolah – sekolah bisnis tidak mengajarkan mahasiswa mereka hal selain cara berpikir secara internasional, berarti mereka telah menyelesaikan tugas yang penting. “

Tiga di antara berbagai definisi mengenai sebuah perusahaan global, yaitu sebyah organisasi yang berupaya untuk :
1.      Memiliki kehadiran pasarnya diseluruh dunia.
2.   Operasi – operasi yang distandardisasikan di seluruh dunia dalam satu atau lebih bidang – bidang fungsional perusahaan.
3.      Menyatukan operasi – operasinya di seluruh dunia.

Perserikatan Bangsa – Bangsa, Konferensi PBB untuk perdagangan dan pembangunan ( United  Nations Conference on Trade and Development – UNCTAD ), misalnya, menggunakan definisi berikut: “ Perusahaan transnasional terdiri atas induk perusahaan dan perusahaan afiliasi di luar negeri: induk perusahaan didefinisikan sebagai perusahaan yang mengendalikan aset – aset  entitas atau entitas – entitas lainnya di Negara atau Negara – Negara lain di luar Negara asalnya, biasanya dengan kepemilikan modal. Kepemilikan modal yang paling sedikit 10 persen biasanya dianggap sebagai syarat awal untuk pengendalian asset – asset dalam konteks ini.
Namun, para pelaku bisnis biasanya mendefinisikan transnasional sebagai perusahaan yang dibentuk oleh suatu merger ( penggabungan badan usahan ) dari dua perusahaan yang kurang lebih berukuran sama yang berasal dari dua Negara yang berbeda.

Definisi – definisi yang Digunakan dalam teks ini
1.      Bisnis internasional adalah bisnis yang kegiatan – kegiatannya melewati batas – batas Negara. Definisi ini tidak hanya termasuk perdagangan internasional dan perusahaan manufaktur di luar negeri tetapi juga industry jasa yang berkembang di bidang –bidang seperti transportasi, pariwisata, periklanan, konstruksi, perdagangan eceran, perdagangan besar, dan komunikasi massa.
2.      Bisnis luar negeri berarti operasi – operasi domestic di dalam sebuah Negara asing. Istilah ini kadang – kadang digunakan secara bergantian dengan bisnis internasional oleh beberapa penulis.
3.      Perusahaan multidomestik ( multidomestic company – MDC ) adalah sebuah organisasi dengan cabang – cabang di banyak Negara, yang masing – masing cabang merumuskan strategi bisnisnya sendiri berdasarkan perbedaan –perbedaan pasar yang di pahami.
4.      Perusahaan global ( global company – GC ) adalah sebuah organisasi yang berupaya untuk membakukan dan memadukan operasi – operasi di seluruh dunia dalam semua bidang fungsional.
5.      Perusahaan internasional ( international company – IC ) merujuk pada perusahaan – perusahaan global maupun multidomestik.
Definisi yang paling umum dan yang digunakan dalam bisnis internasional adalah globalisasi ekonomi – integrasi barang – barang, teknologi, tenaga kerja, dan modal yang bersifat internasional; yaitu perusahaan – perusahaan yang mengemplementasikan strategi – strategi global yang menghubungkan dan mengkoordinasikan kegiatan – kegiatan internasional mereka di seluruh dunia.


Kekuatan – kekuatan Globalisasi
Ada lima jenis pendorong, semuanya berdasarkan perubahan, yang membawa perusahaan – perusahaan internasional kepada globalisasi operasi mereka :

1.      Politik
2.      Teknologi
3.      Pasar
4.      Biaya
5.      Persaingan

Lingkungan adalah keseluruhan kekuatan – kekuatan yang melingkupi dan mempengaruhi kehidupan dan perkembangan perusahaan. Kekuatan – kekuatan itu sendiri dapat diklasifikasikan sebagai eksternal atau internal.
Kekuatan – kekuatan eksternal biasanya disebut  kekuatan – kekuatan yang tidak dapat dikontrol (uncontrollable forces) dan terdiri atas :
1.    Persaingan – jenis – jenis dan banyaknya para pesaing, lokasi – lokasi mereka dan kegiatan – kegitan mereka.
2. Distribusi – agen – agen nasional dan internasional yang tersedia untuk mendistribusikan barang – barang dan jasa – jasa.
3.   Ekonomi – variable – variable (seperti PNB, biaya buruh per unit, dan pengeluaran konsumsi pribadi) yang mempengaruhi kemampuan perusahaan untuk melakukan bisnis.
4.      Sosialekonomi – karakteristik dan distribusi populasi manusia.
5.      Keuangan – variable –variabel seperti suku bunga, tingkat inflasi, dan perpajakan.
6.  Hukum – berbagai hokum internasional dan domestic yang banyak dan harus dipatuhi oleh perusahaan – perusahaan internasional.
7.      Fisik – unsur – unsur alam seperti topografi, iklim dan suber – sumber alam.
8.      Politik – elemen – elemen politik Negara seperti nasionalisme, bentuk pemerintah, dan organisasi – organisasi internasional.
9.   Sosiokultural – unsur – unsur budaya (seperti sikap, kepercayaan, dan pendapat) yang penting bagi para pelaku bisnis internasional.
10.  Buuh – komposisi, keahlian, dan sikap buruh.
11. Teknologi – keahlian teknis dan peralatan yang mempengaruhi bagaimana sumber daya diubah menjadi berbagai produk.
Unsur – unsur yang dapat sedikit dikendalikan oleh manajemen adalah kekuatan – kekuatan internal seperti factor – factor produksi (modal, bahan baku, dan tenaga kerja) dan aktivitas –aktivitas organisasi (personalia, keuangan, produksi, dan pemasaran).
Lingkungan domestic
Semua kekuatan tidak dapat dikontrol yang bersumber dari Negara asal yang menyelimuti dan mempengaruhi kehidupan dan perkembangan perusahaan.
Lingkungan luar negeri
 Semua kekuatan tidak dapat dikontrol yang bersumber dari luar Negara asal yang menyelimuti dan mempengaruhi kehidupan dan perkembangan perusahaan.
Lingkungan internasional
adalah interaksi – interaksi antara kekuatan – kekuatan lingkungan domestic dan luar negeri atau antara beberapa perangkat kekuatan lingkungan luar negeri.
Self – reference criterion
Referensi tanpa sadar terhadap nilai – nilai budaya sendiri ketika menilai tindakan – tindakan perilaku orang lain dalam lingkukngan yang baru dan berbeda.